Introduction
Pndkatan lbih lanjut trhadap GSM, mnampakkan bhw sbnrnya dia hanyalah sbuah jaringan komputer. Trgntung pd aplikasinya, sbuah language hrs dikmbangkan utk jaringan telekomunikasi tsb. Language tsb adlh signalling system, yg memungkinkan komunikasi intersistem dgn mendefinisikan sebuah protokol yang fixed. Studi thd signalling system menyediakan pandangan thd cara kerja internal dari sbuah sistem komunikasi.
Tujuan utama dari tulisan ini adalah, setelah menerangkan scr singkat subsistem GSM, lalu berfokus pd metode komunikasi, yaitu signalling antar subsistem, kemudian menjawab pertanyaan2 seperti : kapan, oleh siapa, dan mengapa suatu message dikirim.
Tugas dari GSM adlh mendefinisikan standar baru untuk komunikasi mobile pada freq 900 MHz. Diputuskan utk menggunakan teknologi digital. Spt smua jaringan mobile modern, GSM menggunakan struktur selular spt pd gb :
Ide dasar dari jaringan selular adlh utk mempartisi range freq yg trsdia, utk memberikan sebagian khusus dr spektrum freq tsb pd tiap BTS, dan utk mengurangi range dari BS dlm rangka reuse freq yang jarang dipakai sesering mungkin (OPO MAKSUDE??!). Salah satu tujuan network planning adlh utk mengurangi interferensi antar BS yg berbeda.
Siapapun yg punya ide alternatif hrs brpikir bhw jaringan mobile saat ini beroperasi pd range freq dimana faktor atenuasi sangat penting. Scr partikular, utk MS dg emisi daya rendah, hanya jarak kecil (<5km) yg dpt diperoleh menuju sbuah BS.
Selain keuntungan dari freq reusing, ada juga kekurangannya :
- Peningkatan jml BS juga meningkatkan biaya infrastruktur dan jalur akses
- Smua jaringan selular membutuhkan proses handover
- Sbuah jaringan hrs slalu diberitahu ttg lokasi kira2 sbuah MS, walaupun tanpa ada call
- Item kedua dan ketiga membutuhkan komunikasi ekstensif antara MS dan jaringan, juga antar elemen2 lainnnya. Komunikasi ini disebut signalling dan lebih kompleks daripada signalling pada jaringan fixed. Hal ini membutuhkan struktur modular atau hierarkial. Sbuah komputer tunggal tidak mampu memproses smua itu.
Jaringan GSM terdiri atas bebrapa elemen, MS, Subscriber Identity Module (SIM), BTS, Base Station Controller (BSC), Transcoding Rate and Adaption Unit (TRAU), Mobile service Switching Center (MSC), Home Location Register (HLR), Visitor Location Register (VLR), dan Equipment Identity Register (EIR). Bersama mereka membentuk Public Land Mobile Network (PLMN) :
-
SIM. GSM membedakan antara identitas subscriber. SIM menentukan directory number dan call yang ditagihkan kepada subscriber. SIM mrupakan database pada sisi user. Scr fisik, dia berupa chip. SIM berkomunikasi scr langsung dg VLR dan scr tdk langsung dg HLR.
-
BSC. BTS2 pd sbuah area terkoneksi dg BSC melalui Abis-interface. BSC mengurus smua fungsi sentral dan mengontrol subsistem, yaitu Base Station Subsystem (BSS). BSS trdiri dr BSC dan BTS2nya.
-
TRAU. Satu aspek penting dlm jaringan mobile adalah efektivitas dlm penggunaan sumber daya freq yg ada. Efektivitas menunjukkan brp bnyk call yg dpt terbentuk menggunakan BW trtntu, yg kemudian beralih pd kbutuhan utk kompresi data, setidaknya melalui Air-interface. Pd GSM, kompresi data dilakukan pd MS dan TRAU. Dr perspektif arsitektur, TRAU mrupakan bagian dr BSS. Simbol yg cocok dr TRAU yaitu blackbox atau clamp (OPO MANEH KUWI??!)
-
MSC. Sejumlah besar BSC2 terkoneksi dg MSC melalui A-interface. MSC mirip dg digital telephone exchange dan diakses oleh jaringan luar dg cara yg sama. Tugas utama dr MSC adlh routing bagi call incoming dan outgoing, dan penentuan user channel pada A-interface.
-
HLR. MSC hanyalah salah satu subcenter dr jaringan GSM. Subcenter lainnya adlh HLR, sbuah repository yg menyimpan data bagi sjumlah BUESAR subcribers. HLR dpt dianggap sbg database BUESAR yg mengadministrasi data bagi ribuan atau jutaan subscibers. Stiap PLMN membutuhkan setidaknya satu HLR.
-
VLR. VLR dibuat agar HLR tidak overload dg permintaan info ttg subscribernya. Spt HLR, VLR juga menyimpan data subscriber, tapi hanya sebagian data dimana subscriber yg bersangkutan jalan2 di area VLR tsb. Saat subscriber keluar dr area tsb, HLR meminta penghapusan data subscriber tsb dr VLR.
-
EIR. Pencurian GSM MS sptnya menarik, krn identitas dr subscriber dan MS nya terpisah. Peralatan yg tercuri dpt digunakan ulang dengan menggunakan SIM lainnya. Barring thd subscriber tdk mem-barring MS tsb. Utk mencegah hal itu, tiap peralatan GSM berisi identifier unik, International Mobile Equipment Identity (IMEI).
WAAAA, KOK CEK AKEHE REK!!? To Be Continued WES !!!
(colonged from g s m n e t works – p r o t ocols, t e r m inology, and i m p l e m e ntation)
